Disclaimer: tulisan ini aku buat di tengah-tengah kesibukan pekerjaan dan didedikasikan untuk pacarku, Maudina Zahra sebagai bentuk ucapan ulang tahunnya yang jatuh pada 14 Februari. Selamat ulang tahun ya sayang!
Suatu hari pada
tahun 2022 di salah satu cafe daerah dinoyo, aku lagi pusing
skripsian bareng temen-temen kuliah. Cafe itu kita pilih
sebagai tempat skripsian karena murah hahaha. Namanya juga anak kosan,
nyari cafe yang pas di kantong. Waktu itu, aku lagi
sering dengerin Efek Rumah Kaca, ya aku cukup telat dengerin Efek
Rumah Kaca yang sebenernya udah ada sejak tahun 2005. Sementara itu, salah
satu temen aku Yudis, nyuruh aku untuk dengerin The Adams, dia merekomendasikan
konservatif. Jelas, setelah itu aku coba untuk dengerin lagu-lagu The
Adams. Setelah dengerin beberapa lagunya, aku sering dengerin dan suka sama
"Timur". Makanya aku sering nyanyiin ya tiap call sama kamu hehehe.
Timur adalah salah satu dari dua belas lagu di album Agterplaas yang rilis di tahun 2019. Lagu tersebut ditulis oleh Hasief Ardiansyah yang merupakan jurnalis. Aku sih tahu Hasief Ardiansyah dari channel Youtube-nya yang suka upload video-video live performance band. Menurut aku, live performance lebih enak dinikmati daripada rekaman di album. Di Instagramnya, Hasief Ardiansyah, menjelaskan bahwa terciptanya "Timur" ini terinspirasi dari salah satu personil The Adams, Ario. Ungkapan sayang dan keresahan sosok ayah terhadap anaknya untuk menghadapi kerasnya segala ambisi duniawi tercermin sepanjang "Timur" diputar. Kehadiran buah hatinya tersebut membuat Ario menyadari jelas tujuan hidupnya dan apa-apa yang harus ia lakukan untuk keluarga kecilnya.
Aku emang suka kulik-kulik makna lagu yang Aku dengerin, karena hal itu bikin Aku lebih nikmatin ketika emang Aku sedang merasakan apa yang sebuah lagu ingin ceritakan. Dari Efek Rumah Kaca, aku denger "Putih", ketika aku lagi mengingat kematian. Aku denger "Melankolia", ketika aku lagi ngerasa hampa dan bingung harus bagaimana aku harus menyikapinya. Dari Sore, Aku dengerin "Karolina", ketika aku lagi jatuh cinta.
Sementara "Timur", aku mencoba untuk mencari makna apa yang sebenernya terkandung di dalamnya. Aku coba nanya ke temen-temen aku tentang apa makna timur menurut mereka. Bagi temen aku, timur bermakna tentang relasi kepada orang tua. Ketika dia mendengarkan timur, dia merasa bahwa lagu tersebut relate dengan hubungan dia dengan orang tuanya. Tentang bagaimana dia merasa bahwa dengan orang tuanya lah ia mendapat motivasi bagaiman menjalani kehidupan yang sangat tidak tentu ini. Begitulah makna timur yang sangat dinamis, tergantung siapa yang mendengarkannya.
Sementara aku, masih mencoba untuk menemukan makna timur. Aku sempat memaknai timur sama seperti dengan apa yang Ario maknai, yaitu tentang relasi anak kepada orang tua. Namun, hal itu masih bersifat proyeksi, karena memang aku belum punya anak. Sampai aku kenal dan menjalin hubungan dengan kamu sayang ku, Maudina Zahra.
Saat ini, aku menemukan makna timur sebagai lagu yang menjelaskan antara relasi seseorang dengan kekasihnya. Tentang bagaimana aku merasakan bait demi bait yang ada di lirik tersebut relate dengan apa yang aku rasakan dengan Kamu.
Masa depan kadang menakutkan
Penuh dengan ketidakpastian
Lebih mudah jika tak dipikirkan
Kita bisa membuat rencana
Untuk sekian tahun ke depan
Tapi percuma jika selesai di tengah jalan
Lagu ini dibuka dengan perasaan
bahwa masa depan yang sifatnya sangat tentative, seringkali membuat takut kita.
Oleh karena itu, kadang kita memilih untuk "melupakan" masa depan
tersebut. Begitupula dengan kita yang kerap kali membuat rencana untuk masa
depan kita tersebut, namun seringkali gagal di tengah jalan karena kita yang
kerap kali terlena dan tidak istiqomah.
Setelah aku lulus kuliah, Aku
merasakan banyak ketakutan-ketakukan akan masa depan. Aku memikirkan bagaimana
menjalani pekerjaan, bagaimana tanggung jawab orang dewasa, hingga bagaimana aku
kelak akan memiliki keluarga, terutama bagaimana memiliki tabungan yang cukup
untuk menikah dan berkeluarga. Tak jarang aku overthinking sendiri
sampai pusing kalau lagi mikirin hal itu.
Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan
Saat aku dan kamu bicara
Tentang harapan dan cita-cita
Semua yang kita damba
Akan terasa seperti
Amat nyata
Pada bagian Chorus,
lagu ini menjelaskan bahwa bagaimana atas ketakutan akan masa depan yang ada di
awal lagu dapat dihadapi dengan adanya seseorang. Bagaimana seseorang itu dapat
membuat masa depan yang penuh dengan ketidakpastian itu dapat menjadi jelas
tujuannya, serta hal-hal yang harus dilakukan untuk tujuan tersebut tidak lagi
samar. Kemudian, pada chorus tersebut juga dijelaskan bahwa dengan adanya
seseorang itu, segala hal yang dicita-citakan terasa seperti dekat dan nyata
akan berhasil suatu saat nanti.
Begitu pula dengan apa yang aku
rasa. Setelah menjalin hubungan dan semakin mengenal kamu, setiap
kali aku mendengar nama kamu, aku merasa bahwa ada sesuatu yang ingin aku capai
di masa depan. Tujuan itu nyata, jelas, dan tidak normatif. Aku tidak lagi hanya
memikirkan bagaimana akan berkeluarga. Kini, aku menjadi tahu dengan siapa aku
akan berkeluarga. Sama seperti Ario, yang mengatakan bahwa semakin jelas tujuan
yang harus dilakukan untuk keluarganya. Sejak aku mengenal kamu, apa yang harus
aku lakukan juga semakin jelas untuk mempersiapkan hal-hal yang kita citakan
itu. Kamu menjadi orang yang selalu aku pikirkan di setiap bangun, kerja, istirahat,
ibadah, dan tidurku sayang. Walaupun di dalamnya aku merasakan khawatir apakah aku
bisa meraih itu. Tapi, kamu selalu hadir dan meyakini bahwa aku pasti
bisa untuk melakukannya. Kamu juga selalu mendoakan aku hal-hal yang baik. Aku
memiliki motivasi untuk menjalani hari demi hari ku saat ini. Dengan hal itu, aku
merasa bahwa harapan dan cita-cita itu bisa aku capai bersama kamu di samping aku
sayang.
Aku tak bisa menjanjikan surga
Atau bahagia untuk selamanya
Tetapi jika engkau terus percaya
Pasti akan ada jalan
Bagian Bridge lagu
ini menjelaskan bahwa dalam kehidupan memang tidak bisa dijanjikan hal-hal
baik dan bahagia terjadi untuk selamanya, pasti di dalam perjalannya akan ada
asam garam sebagai pelengkap dinamika kehidupan. Bukankah memang begitu adanya
yang membuat kehidupan ini menjadi banyak hikmah dan lebih
seru?
Aku pernah cerita, bahwa aku selalu
takut tidak bisa memberikan kehidupan yang baik seperti yang orang tua kamu beri selama
ini kelak ketika kita berkeluarga. Aku takut bahwa akan ada banyak masalah di
kehidupan yang akan kita dialami, baik itu sosial ataupun ekonomi. Aku pun selalu berkata
bahwa memang aku tidak bisa menjanjikan surga atau hal-hal baik saja yang akan
kita alami untuk selamanya, justru terlalu utopis jika aku menjajikan hal itu. Sebagaimana
yang kamu ketahu, bahwa kita sebisa mungkin akan berdikari, memperjuangkan apa yang ingin kita capai dengan usaha kita sendiri, tanpa bantuan orang tua. Kamu selalu menyatakan
bahwa kamu siap dan kamu mau melewati itu bersama aku. Kamu sempat merasa bahwa
aku ragu dengan kamu. Bukan itu maksud aku sayang, aku hanya merasa takut untuk
membawa kamu di situasi yang tidak nyaman tersebut. Akan tetapi Kamu selalu
yakin dan menjelaskan bahwa asalkan kita kerja keras dan melakukan usaha-usaha
yang baik, kamu yakin pasti akan selalu ada jalan di setiap masalah. Kamu
sering mengatakan bahwa kamu merasa yakin untuk menjalin hubungan dan menghadapi
semua masalah itu bersama ku. Maka kini, aku tegaskan, bahwa aku juga yakin menghadapi masalah itu semua bersama kamu. Terlebih, masalah itu akan
dihadapi dengan bersama. Walau mungkin tidak mudah, aku yakin pasti akan bisa terlewati
dengan baik ya sayang.
Dan di hariku yang paling gelap
Semoga aku akan mengingat
Bahwa ini sementara
Dan akan segera pergi
Dengan cepat
Lagu ini ditutup lirik bahwa
dengan kehadiran seseorang tersebut dapat menemani hal-hal kurang baik yang
terjadi di dalam kehidupan. Ketika hari tidak baik sedang datang, seseorang
tersebut menyadarkan bahwa hal-hal kurang baik tersebut sejatihnya hanya sementara
dan akan pergi tidak lama lagi. Bahwa masih banyak hal-hal indah yang terjadi
selain hal-hal kurang baik tersebut.
Aku merasakan bahwa memang dalam
kehidupan sehari-hari sering mengalami hal yang kurang mengenakan, terutama di
dalam pekerjaan. Tapi, adanya Kamu yang selalu mendengarkan dan menemani
hal-hal tersebut membuat Aku dapat menjalani hari Aku. Tentang bagaimana
kondisi kurang mengenakan terjadi di kantor. Saat Aku cerita keluh kesah
tersebut ke Kamu, segala penat dan emosi Aku keluar yang setelahnya membuat
perasaan enak serta lega. Kamu juga selalu membuat Aku yakin akan setiap
overhinking yang Aku sedang alami, dia meyakini bahwa Aku pasti bisa melewati
hal-hal itu dengan baik.
Seperti apa yang terjadi pada
awal tahun ini, aku senang ketika aku promosi menjadi senior, tetapi sekaligus aku
merasakan overhinking dan cemas bahwa aku tidak cukup baik menjadi senior.
Awal-awal tahun ini aku selalu merasa kecil, down, insecure, bodoh, dan tidak
cukup baik menjadi senior. Walaupun juga baru menjadi senior 1, tapi aku sudah
merasakan bahwa pressurenya itu cukup besar. Kerjaan demi kerjaan aku kerjakan
dengan perasaan cemas bahwa akan ada review dari upliner yang banyak
atau akan ada kesalahan yang aku lakukan. Aku membandingkan diriku dengan orang
lain dan aku merasa bahwa aku tidak lebih baik dibandingkan teman-teman ku lainnya
yang promosi. Aku sempat merasa bahwa jangan-jangan Manager menyesal
mempromosikan aku.
Bahkan, pernah satu momen aku sempat
merasa down, ketika aku bertanya kepada salah satu upliner
perihal suatu hal terkait reimbursement dalam pajak. Saat itu upliner tersebut menanyakan apakah aku pernah membaca suatu produk hukum
yang ia rujuk. Aku mengetahui produk hukum yang dia maksud, akan tetapi memang aku
tidak tahu bahwa ada pasal yang mengatur terkait reimbursement di dalamnya.
Ia mengolok-ku bahwa aku belum pernah membaca pasal yang ia maksud. Padahal, ia
Ketika menjelaskan tersebut, sepintas terlihat sambil membaca produk hukumnya juga. Di
saat itu aku down dan merasa bodoh, bahwa aku tidak mengetahui hal itu, Aku
memilih untuk pulang.
Ketika sampai rumah, aku bercerita
kepada kamu apa yang aku alami. Aku sedih dan down di saat itu. Aku merasa
bahwa aku masih saja melakukan hal-hal yang seharusnya tidak aku lakukan. Aku merasa
bahwa aku tidak bisa apa-apa. Aku kehilangan percaya diri. Akan tetapi, Kamu mendengarkan
aku dengan baik. Aku merasa lega setelah bercerita dengan kamu. Kamu mencoba
untuk menghibur aku, meyakini bahwa aku bisa menjadi senior yang baik dan aku
bisa melewati momen-momen ini. Kamu menyarankan untuk aku berdiskusi dengan
teman aku, memang aku sebelumnya kebingung dan ada sedikit perasaan gengsi
untuk bercerita dengan teman aku, akan tetapi memang itu ternyata merupakan
salah satu saran yang baik untuk aku. Terima kasih ya sayang, malam itu
merupakan salah satu titik balik dalam hari-hari ku di awal tahun 2025 ini.
Setelah malam itu, aku aku merasakan kembali rasa percaya diri aku. Walaupun aku juga gak tahu
apakah memang pekerjaan ku membaik hehehe. Akan tetapi, setidaknya aku tidak
berlarut-larut dalam kesedihan dan rasa tidak percaya diri itu lagi. Hari demi
hari kini aku Jalani dengan penuh kepercayaan diri. Sekali lagi ingin aku katakan,
terima kasih ya Maudina ku sayang!
Sebagaimana judul tulisan ini, aku
menemukan makna “Timur”. Aku menemukan
makna lagu tersebut ketika bersama kamu sayang! Terima kasih ya sayang, kini
apa yang aku tuju menjadi jelas dan terarah, bahkan juga terasa seperti akan semakin
nyata. Jika kelak akan ada masalah-masalah yang akan terjadi, maka akan kita
lalui bersama-sama hingga masalah itu usai ya sayang. Terima kasih ya telah Hadir
di kehidupan aku. Aku sangat sayang sama kamu. Aku serius dengan kamu. Semoga
kamu menjadi orang yang pertama dan terakhir yang aku kenalkan ke kedua orang
tua aku ya.
Terima kasih ya sayang, sejak bersama
kamu aku merasakan banyak hal-hal baik yang terjadi. Tetap menjadi Maudina yang
aku kenal ini ya. Akan tetapi, di dalam perjalannya, sangat wajar kok ketika
kita melakukan suatu kekhilafan. Itulah tugasnya kita untuk saling mengingatkan
dan menyemangati bukan?
Selamat ulang tahun Maudina Zahra
ku sayang. Semoga di umur yang saat ini, kamu menjadi pribadi yang lebih baik,
lebih sholehah, lebih dewasa, lebih cerdas, dan lebih berbakti. Aku berdoa juga
semoga kamu senantiasa diberikan Kesehatan dan dilancarkan serta diberi rejeki
yang melimpah oleh Allah. Jangan berkecil hati ya, jika kamu belum mendapatkan
pekerjaan. Aku tahu, pasti tidak mudah untuk kamu melewati hal-hal itu. Tapi
tenang ya sayang, ada aku di sini yang selalu menemani kamu, siap menyemangati
kamu, membantu kamu apapun dan kapapun itu sayang, dan mendoakan kamu. Sama
seperti yang aku sudah sering katakana, bahwa aku yakin sekali kamu akan segera
mendapatkan pekerjaan yang terbaik.
Love you so much Maudina sayangku.

Komentar
Posting Komentar